Fahri Minta Joko Widodo Mencar Ilmu Pidato,Ini Komentar Mengejutkan Ngabalin
.com Presiden Joko Widodo diminta politikus Fahri Hamzah mencar ilmu berpidato alasannya yaitu arahannya ke relawan soal berani diajak berantem dianggap memecah belah masyarakat. Istana menganggap pernyataan Fahri guyon belaka.
Baca Juga
Ngabalin meminta Fahri meneliti dan memahami konteks pidato Jokowi secara utuh. Ngabalin balik mencurigai kapasitas Fahri dalam mencerna sesuatu.
"Tanya Fahri, Fahri ngerti narasi, diksi, apa nggak? Coba tanya Fahri, ya. Kalau Fahri ngerti diksi, narasi, coba lihat diksi yang digunakan Pak Jokowi," sebut Ngabalin.
Pria yang dekat dengan serban putih itu menyebut pidato Jokowi layaknya kode seorang panglima kepada prajuritnya. Jokowi disebut ingin memberi ketenangan kepada para relawan bahwa dirinya hadir di tengah-tengah ketulusan relawan yang terus berjuang untuknya.
"Itu artinya seruan seorang pemimpin besar, seorang panglima kepada para relawan. Relawan itu kan orang-orang yang waktu dan pikiran, tenaga, dipersembahkan tanpa meminta sedikit pun imbalan. Dengan begitu, maka Pak Jokowi itu ingin mengatakan kepada para relawan bahwa aku di sini tidak tinggal diam, tapi bahu-membahu dengan kalian," ucap Ngabalin.
Soal usul semoga Jokowi mencar ilmu berpidato, Fahri menilai pemimpin harus bisa membangun narasi wacana persatuan. Dia pun menyinggung gaya orasi presiden pertama RI, Sukarno, yang dinilai bisa menyatukan Indonesia, berbeda dengan Jokowi--menurutnya.
"Pak Jokowi harus mulai pidato sebagai negarawan yang menciptakan kita semua terpukau. Kegagalan narasi pemerintahan ini dari awal itulah yang merusak bangsa Indonesia," kata Fahri.
Sumber: detik.com
0 Response to "Fahri Minta Joko Widodo Mencar Ilmu Pidato,Ini Komentar Mengejutkan Ngabalin"
Posting Komentar